Budaya Takzim Santri kepada Kyai sebagai Pendidikan Adab: Studi Etnografi di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Fil Jabal Bogor
Isi Artikel Utama
Tita Hasanah
Ratna Triani Suhendar
Sapari
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis budaya takzim santri kepada Kyai sebagai bentuk pendidikan adab di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Fil Jabal Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi untuk memahami praktik budaya takzim berdasarkan perspektif pelaku budaya pesantren. Informan penelitian terdiri atas seorang Kyai, seorang Ustadzah, seorang santri senior, dan seorang santri baru yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya takzim merupakan fondasi utama dalam pendidikan adab di pesantren. Budaya hormat dipahami sebagai penghormatan terhadap ilmu, guru, dan proses pendidikan dalam tradisi Islam. Budaya takzim dibentuk melalui proses pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari pesantren, keteladanan Kyai dan guru, serta internalisasi nilai hormat dalam diri santri. Praktik penghormatan seperti menjaga tutur kata, menundukkan badan ketika berpapasan dengan guru, dan menjaga sikap selama pengajian berkembang menjadi habitus sosial yang tertanam dalam kehidupan santri. Penelitian juga menunjukkan bahwa budaya takzim berperan penting dalam pembentukan akhlakul karimah, seperti sikap tawadhu’, disiplin, pengendalian diri, dan penghormatan terhadap sesama. Temuan penelitian menegaskan bahwa budaya takzim bukan merupakan bentuk relasi feodal, melainkan praktik pendidikan adab yang membentuk karakter moral dan spiritual santri melalui pembiasaan, keteladanan, dan pengalaman sosial di lingkungan pesantren.
Al-Attas, M. N. (1992). Konsep Pendidikan dalam Islam. Mizan.
Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Kencana Prenada Media Group.
Bourdieu, P. (1977). Outline of a theory of practice. Cambridge University Press.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. LP3ES.
Firdaus, M. A., & Fauzian, R. (2020). Pendidikan akhlak karimah berbasis kultur pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2). https://doi.org/10.22236/jpi.v11i2.5888
Hasanuddin, H., Tang, M., & Ismail, I. (2024). Pembentukan Karakter Santri Berbasis Ruhaniah Melalui Metode Ta’lim, Tarbiyah Dan Ta’dib Di Pondok Pesantren. Jurnal Kependidikan Media, 14(1), 45–58. https://doi.org/10.26618/jkm.v14i1.17552
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Publishers Weekly, 238(38), 49.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nata, A. (2019). Pendidikan Islam di era milenial. Prenadamedia Group.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (2021). Jumlah pondok pesantren berdasarkan kabupaten/kota di Jawa Barat. https://doi.org/Open Data Jabar
Prabowo, G., Ilmi, R. M., & Umam, M. K. (2024). Transformasi Pesantren Salaf dalam Wajah Modernisasi. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Kearifan Lokal, 2(2).
Qomar, M. (2006). Pesantren: Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Erlangga.
Rokim, R., Manan, A., & Sari, A. A. (2024). Pengembangan Karakter Religius Siswa Melalui Sekolah Berbasis Pesantren Di Ma Ma’arif 7 Banjarwati Paciran Lamongan. Akademika, 18(1), 104–129. https://doi.org/10.30736/adk.v18i1.2049
Rosyad, A. M., & Maarif, M. A. (2020). Paradigma pendidikan demokratis dan pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan globalisasi di Indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1). https://doi.org/10.31538/nzh.v3i1.491
Spradley, J. P. (1980). Participant observation. Holt, Rinehart and Winston.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Alfabeta.
Suhartina. (2020). Pola interaksi Kyai dan santri dalam pembentukan karakter Santri di Pesantren Ash-Shiddiqi Putri Talangsari Kaliwates Jember. Al-Ashr: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 5(2), 87–98.














