Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Interaktif Materi Hak dan Kewajiban di MI Al Hidayah Kabupaten Bogor
Isi Artikel Utama
Dede Najmudin
Juweni
Tita Hasanah
Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada materi hak dan kewajiban di sekolah dasar menuntut pendekatan yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga kontekstual dan aplikatif. Namun, praktik pembelajaran di lapangan masih cenderung berpusat pada guru, dengan penggunaan media yang terbatas dan kurang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran interaktif pada materi hak dan kewajiban di MI Al Hidayah Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis kebutuhan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kondisi pembelajaran saat ini dengan kondisi ideal yang diharapkan, terutama pada aspek kontekstualisasi materi, pemanfaatan media pembelajaran, dan keterlibatan siswa. Meskipun fasilitas pendukung seperti perangkat digital telah tersedia, pemanfaatannya belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran interaktif yang mampu menyajikan materi secara visual, kontekstual, dan partisipatif. Media berbasis eduplay dengan pendekatan gamification menjadi salah satu alternatif yang relevan untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa. Temuan ini memberikan landasan empiris bagi pengembangan media pembelajaran interaktif yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa sekolah dasar.
