PENGARUH GREEN SUKUK TERHADAP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN INFRASTRUKTUR HIJAU DI INDONESIA
Isi Artikel Utama
Teguh Imanudin
Apung Sumengkar
Ria Kusumaningrum
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerbitan green sukuk terhadap pembangunan berkelanjutan infrastruktur hijau di Indonesia. Green sukuk merupakan instrumen keuangan syariah yang digunakan untuk mendanai proyek-proyek ramah lingkungan, telah mendapatkan perhatian sebagai salah satu solusi untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan mendukung pembangungan infrastruktur hijau. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode observasi dan dokumentasi data sekunder pada website Direktorat jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu), Databoks katadata, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dijadikan data primer dalam penelitian ini untuk membuktikan dampak penerbitan green sukuk terhadap pembangunan berkelanjutan infrastruktur hijau. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik regresi linier sederhana. Hasil analisis statistik dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS 26. Maka diperoleh persamaan model regresi PBIH = 4.169 + 0.026GS + e. Green sukuk mempengaruhi sebesar 37,3% terhadap Pembangunan Berkelanjutan Infrastruktur Hijau di Indonesia. Oleh karena itu peningkatan atau penurunan variabel GS tersebut akan mempengaruhi naik atau turunnya variabel PBIH karena pengaruhnya positif.
Buku
Chapra, U. (2001). Masa Depan Ilmu Ekonomi: Sebuah Tinjauan Islam. Gema Insani.
Ibrahim, A., & Amelia, E. (2021). Pengantar Ekonomi Islam. Jakarta: Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah - Bank Indonesia.
Kuncoro, M. (2003). Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta: Erlangga.
Menteri Keuangan. (2023). Green Sukuk Allocation And Impact Report 2023. Jakarta: Menteri Keuangan Republik Indonesia.
Sahir, S. H. (2022). Metodologi Penelitian. Jogjakarta: Kbm Indonesia.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Widyaputra, P. K. (2010). Penerapan Infrastruktur Hijau Di Berbagai Negara. Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung.
Wijaya, Krisna, 2019, Green Bond. Jakarta: Center For Sustainable Finance and Knowledge – Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia
Jurnal
Annisa Nur Salam, I. (2021). Integrasi Sukuk Hijau dan Sukuk Linked Waqf Uang Untuk Pembiayaan Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Asy-Syari‘Ah Vol. 2 No. 2, 346.
Arifudin, Anjani, N., Serliana, N., Aulilah, M., & Amaliah. (2024). Green Sukuk: Tantangan dan Strategi Pengembangan Untuk Pembangunan Berkelanjutan Serta Menuju Ekonomi Hijau. Santri: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 14.
Grahesti, A., Nafi'ah, D. F., & Pramuningtyas, E. (2022). Green Sukuk: Investasi Hijau Berbasis Syariah Dalam Mewujudkan Ketahanan Terhadap Perubahan Iklim Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 3377.
Grahesti, A., Nafii'ah, D. F., & Pramungtyas, E. (2022). Green Sukuk: Investasi Hijau Berbasis Syariah Dalam Mewujudkan Ketahanan Terhadap Perubahan Iklim Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 3376.
Heryana, D., & Firmansyah, A. (2024). Green Infrastructure Framework: Sebuah Strategi Pembangunan Infrastruktur Hijau Nasional. Journal Of Law, Administration, And Social Science, 173.
Kahf, M. (2014). Islamic Economics. Al Manhal.
Santoso, I. R., & Olilingo, F. Z. (2019). Green Sukuk dan Tujuan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan: Peran Dalam Meningkatkan Mitigasi Terhadap Perubahan Iklim. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo, 1.
Undp. (2021). Innovation In Islamic Finance: Green Sukuk For Sdgs. Islamic Finance Council.
Yaniza, T. (2022). Landasan Hukum Penerbitan Green Sukuk Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 417.
Yuliani, A. E., Fitrijanti, T., & Sari, P. Y. (2020). Sukuk Negara Sebagai Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur Di Indonesia: Systematic Literature Review. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 12, 2364.
Ismayati, I. (2023). Pengaruh Penerbitan Green Sukuk Terhadap Realisasi Anggaran Pembiayaan Infrastruktur Hijau Dalam Perspektif Islam. Uin Raden Intan Lampung, 37-40.
Website Artikel
Ahdiat, A. (2024, Januari 17). Ini Skor Pembangunan Berkelanjutan Indonesia Menurut Indeks Sdg. Retrieved From Databoks: Diakses pada 10 Juli 2024 dari Https://Databoks.Katadata.Co.Id/Datapublish/2024/01/17/Ini-Skor-Pembangunan-Berkelanjutan-Indonesia-Menurut-Indeks-Sdg
Bappenas. (2023). Laporan Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2023. Jakarta: Kedeputian Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Bappenas. (N.D.). Sdgs Knowledge Hub. Retrieved From Agenda 2030 Untuk Pembangunan Berkelanjutan: Diakses pada 9 Juli 2024 dari Https://Sdgs.Bappenas.Go.Id/
Bibit. (2024, May 22). Minggu Depan St012 Berakhir, Kuota Ditambah Lagi Rp1 Triliun. Retrieved From Bibit: Diakses pada 10 Juli 2024 dari Https://Blog.Bibit.Id/Blog-1/Minggu-Depan-St012-Berakhir-Kuota-Ditambah-Lagi-Rp1-Triliun
Hadi, D. W. (2018, Desember 10). Indonesia Terbitkan Green Sukuk Pertama Di Dunia. Retrieved From Ppid: Diakses pada 8 Juli 2024 dari Https://Ppid.Menlhk.Go.Id
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2018, Desember 10). Indonesia Terbitkan Green Sukuk Pertama Di Dunia. Retrieved From Ppid: Diakses pada 8 Juli 2024 dari Https://Ppid.Menlhk.Go.Id
Kpbu. (N.D.). Sdgs, Esg, dan Infrastruktur. Retrieved From Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Kemenkeu Ri: Diakses pada 10 Juli 2024 dari Https://Kpbu.Kemenkeu.Go.Id/Read/88-243/Umum/Kajian-Opini-Publik/Sdgs-Esg-dan-Infrastruktur
Nisaputra, R. (2016, September 5). Sukuk Tabungan St-001 Berhasil Jaring 11.338 Investor. Retrieved From Infobanknews.Com: Diakses pada 9 Juli 2024 dari Https://Infobanknews.Com
Otoritas Jasa Keuangan. (N.D.). Sikapi Ojk. Retrieved From Seri Pengetahuan Umum Pasar Modal: Apa Itu Sukuk Tabungan?: Diakses pada 9 Juli 2024 dari Https://Sikapiuangmu.Ojk.Go.Id/Frontend/Cms/Article/334
Rifa'ih. (2024, Februari 12). Green Infrastructure dan Green Economy Membangun Masa Depan Berkelanjutan Di Indonesia. Diakses pada 10 Juli 2024 dari Retrieved From Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia: Https://Www.Setneg.Go.Id
Syofiadi, R. (2023, November 9). Resmikan Plts Terapung Cirata, Presiden Jokowi: Teknologi Smart Grid PLN Bisa Mendorong Akses Listrik Bersih Di Indonesia. Retrieved From Pt Pln (Persero): Diakses pada 9 Juli 2024 dari Https://Web.Pln.Co.Id/Cms/Media/Siaran-Pers/2023/11/Resmikan-Plts-Terapung-Cirata-Presiden-Jokowi-Teknologi-Smart-Grid-Pln-Bisa-Mendorong-Akses-Listrik-Bersih-Di-Indonesia/
Tim Sustainable Finance Departemen Internasional dan Tim Lintas Sektor Sustainable Finance Ojk. (2021). Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap Ii (2021-2025) The Future Of Finance. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
VOI Media. (2023, November 12). Plts Terapung Cirata Dapat Kurangi 214 Ribu Ton Emisi Karbon Per Tahun. Retrieved From Voi: ): Diakses pada 9 Juli 2024 dari Https://Voi.Id/Ekonomi/328807/Plts-Terapung-Cirata-Dapat-Kurangi-214-Ribu-Ton-Emisi-Karbon-Per-Tahun
Otoritas Jasa Keuangan, ‗Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51 /POJK.03/2017 Tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emitten Dan Perusahaan Publik‘, Otoritas Jasa Keuangan, 2017, 1–15.








